Minggu, 10 April 2011

daftar tilik manual plasenta

DAFTAR TILIK
PLASENTA MANUAL
Plasenta manual merupakan tindakan operasi kebidanan untuk melahirkan retensio plasenta .

-Tempat sampah kering : 1
No
TINDAKAN
SKALA NILAI
4
3
2
1
1
1
Berikan penjelasan kepada ibu/keluarga tindakan yang akan dilakukan .
Gunakan bahasa yang mudah di mengerti ibu/keluarga





2
Persiapan pasien, penolong, dan peralatan

-Susun alat secara ergonomis dan letakkan pada tempat yang mudah di jangkau .





3
-Siapkan posisi pasien pada bed ginekologi dengan posisi dorsal recumben
-Jaga privasi pasien




44
4
Cuci Tangan
Ø Lepaskan semua perhiasan
Ø Gunakan teknik cuci tangan 7 langkah
Keringkan dengan handuk yang bersih.






5
Lakukan Kateterisasi
Kosongkan kandung kemih, Kandung kemih yang penuh akan menghambat pengangkatan plasenta, serta menghambat kontraksi dan posisi uterus




6
6
Berikan Anestesi – verbal/ analgesia / perrectal
Lakukan perlahan-lahan







7
-Pakai sarung tangan pada kedua tangan dan mengenakan sarung tangan panjang sampai siku yang steril pada tangan kanan

-Lakukan dengan cepat dan hati – hati, jangan sampai menyentuh bagian lateral sarung tangan





8
Jepit tali pusat pada jarak 5-10 cm dari vulva

-Memegang tali pusat lebih dekat ke vulva akan mencegah avulsi, tegangkan dengan satu tangan sejajar
lantai





9
Masukkan tangan kedalam vagina
-Tangan masuk secara obstetrik dengan menelusuri sisi bawah tali pusat






10
-Lepaskan pegangan tali pusat dan pindahkan tangan kiri untuk memegang fundus uteri dari luar
-Tangan kiri memegang fundus uteri





11
Tentukan tempat implantasi plasenta
Bentangkan tangan secara obstetrik menjadi datar seperti memberi salam, jari-jari tangan merapat, temukan tepi plasenta yang telah terlepas.





12
 Perluas pelepasan plasenta
- Geser tangan kekanan dan kiri, sambil digeserkan keatas (kranial ibu) hingga semua perlekatan terlepas dari dinding uterus, curigai adanya plasenta akreta jika plasenta sulit dilepaskan.





13
Menarik plasenta secara hati-hati dengan tangan kanan pada waktu uterus berkontraksi
Jangan hanya memegang sebagian plasenta





14
-Pindahkan tangan kiri ke supra simpisis untuk menahan uterus pada saat plasenta dikeluarkan

-Dorong uterus ke arah dorsokranial





15
Periksa plasenta setelah dilahirkan lengkap/tidak

-Pastikan tidak ada robekan pada plasenta dan selaput plasenta





16
-Berikan 0,2 mg ergometrin IM untuk membantu kontraksi uterus

-Lakukan aspirasi





17
-Periksa ibu dan lakukan penjahitan bila ada robekan servik atau vagina juga episiotomi

-Observasi keadaan umum pasien




18
18
Periksa Kembali Tanda vital ibu
Periksa dengan Seksama





19
Dekontaminasi sarung tangan

Lepasakan sarung tangan secara terbalik, rendam dalam larutan klorin 0,5 % selama 10 menit





20

Cuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir





21
Yakinkan uterus berkontraksi dengan baik

Uterus menjadi bulat/ globuler





22
Berikan therapy





23
Dokumentasikan
- Catat semua tindakan yang telah dilakukan dan hasil dari tindakan tersebut







KET :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar